Kontak
Indosat : 0857-5692-2292 Telkomsel : 0821-3875-7522 Pin BB: D60FDB25
Pembayaran
Bank Mandiri KCP Boja No. Rek 136-00-1443476-2 An. Suhartini ATAU Bank BRI Unit Singorojo No. Rek 5920-01-0042505-3-3 An. Suhartini
Jam Operasional
09:00 s/d 20:00 Wib
Cari Produk
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeORLYNC
Nama BarangORLYN Conditioner Herbal NASA
Harga Rp 80.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeNRH
Nama BarangNatural Royal Honey Madu Murni NASA
Harga Rp 107.000
Lihat Detail »
sale
Rp 135.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeNCL
Nama BarangCalsea Plus NASA
Harga Rp 135.000
Lihat Detail »
limited
Rp 125.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSPCREAM
Nama BarangMORESKIN Stomatch Cream
Harga Rp 125.000
Lihat Detail »

Cara Pemupukan Pupuk NASA pada Semangka

Friday, January 11th 2019. Posted in Blog, Produk Pertanian, Teknis budidaya

Saat ini tingkat produksi dan kualitas panen semangka khususnya di Indonesia masih tergolong rendah. Kondisi ini disebabkan karena kondisi tanah yang keras sehingga kurang baik untuk budidaya. Tanah miskin unsur  hara dan hormon untuk tumbuh tanaman, pemupukan yang dilakukan tidak seimbang , serangan hama dan penyakit tanaman , pengaruh cuaca dan iklim lingkungan budidaya serta teknis budidaya petani yang perlu diperbaiki.

PT.Natural Nusantara (NASA) memiliki upaya untuk membantu para petani semangka dalam usaha meningkatkan hasil produksi semangka baik kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

SYARAT PERTUMBUHAN

1.Iklim

Keadaan lingkungan yang baik untuk melakukan budidaya semangka adalah daerah dengan curah hujan ideal yaitu 40 – 50 mm/bulan. Mendapatkan penyinaran sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Suhu lingkungan yang ideal yaitu 250 derjat Celcius. Tanaman semangka cocok ditanam pada dataran rendah hingga ketinggian 600 mdpl.

2. Media Tanam

Tanah yang baik untuk menanam semangka adalah gembur yang kaya akan bahan organik. Tanah asam dan tanah kebun atau lahan persawahan yang telah dikeringkan tidak cocok jika digunakan untuk budidaya semangka. Tanaman semangka cocok dibudidayakan pada tanah geluh berpasir dengan pH tanah 6 sampai 6,7 .

PEMBIBITAN SEMANGKA

1.Penyiapan Media Semai

  • Siapkan Natural Glio sebanyak 1- 2 kemasan dicampur dengan 25 – 50 kg pupuk kandang untuk dosis 1000m2 campuran Natural GLIO dan pupuk kandang dibiarkan selama 1 minggu ditempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabanya (jika dirasa kering disiram dengan sedikit  air) dan sesekali diaduk atau dibalik.
  • Campuran tanah halus yang telah diayak sebanyak 2 bagian atau 2 ember volume 10 liter air , pupuk kandang matang (kompos) halus yang telah diayak sebanyak 1 bagian atau 1 ember , dan TSP (50 gr) yang dilarutkan dengan 2 tutup botol POC NASA dan Natural Glio yang telah dikembangbiakan dengan pupuk kandang (sebanyak 1 – 3 kg). Masukkan media semai berupa campuran tersebut ke dalam polybag bibit ukuran 8 – 10 cm sampai terisi 90%

2. Teknik Perkecambahan Benih

Benih semangka dimasukkan ke dalam kain lalu diikat kemudian dieram selam 8 –  12 jam dalam larutan 1 sdm POC NASA  dengan 1 liter air hangat kuku. Setelah direndam benih dapat katan kain kemudian diambil dan dibungkus koran lalu diperam selama 1 – 2 hari. Apabila telah ada benih yang berkecambah, benih diambil untuk disemaikan ke media semai. Apabila kering tambah dengan sedikit air dan bungkus dengan kain lalu dimasukkan ke koran lagi dan tunggu hingga benih berkecambah.

3. Semai Benih dan Pemeliharaan Bibit

  • Pertama , media semai disiram dengan air bersih secukupnya. Benih yang calon akarnya telah tumbuh sepanjang 2 – 3 mm langsung disemai ke dalam polybag bibit sedalam 1 – 1,5 cm.
  • Kantong polybag semai diletakkan berderet menghadap ke timur agar terkena sinar matahari penuh. Tempat penyemaian diberi perlindungan plastik transparan dan salah satu ujungnya dibuka.
  • Semprotkan POC NASA untuk merangsang perkembangan bibit, Penyemprotan dilakukan 3 – 4 hari sekali. Penyiraman dilakukan 1 – 2 kali sehari hingga bibit berumur 12 – 14 hari dan siap dipindahtanamkan.

PENGELOLAAN MEDIA TANAH

1. Pembukaan Lahan

Tanah yang dibajak selam kurang lebih 30 cm , kemudian dihaluskan dan diratakan. Bersihkan lahan dari gulma , batu , rumput liar dan sisa – sisa tanaman serta perakaran.

2. Pembentukan Bedengan

Bedengan dibuat dengan lebar 6 – 8 m dan tinggi bedengan minimal 20 cm .

3. Pengapuran

Dibutuhkan dolomit sebanyak 150 – 200 kg/ 1.000 m2 lahan untuk pH tanah 4 – 5. Untuk pH tanah 5 – 6 dibutuhkan dolomit sebanyak 75 – 150 kg. Dan untuk tanah dengan pH> 6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg.

4. Pemupukan Dasar

  • Seminggu sebelum tanam, permukaan bedengan diberi pupuk kandang sebanyak 600 kg/ha
  • Pupuk kimia (anorganik) juga diberikan berupa ZA (140 kg/ ha) , dan KCl (130 kg/ha)
  • 1 – 2 tutup botol POC NASA dicampur air secukupnya dan disiram keatas bedengan. Dosis tersebut cukup untuk 1000 m2. Untuk hasil yang lebih optimal, POC NASA diganti dengan SUPERNASA dosis 1 – 2 botol per 1.oo0 m2 lahan. Aplikasikan dengan cara :
    • Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dengan 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk. Lalu setiap 200 cc larutan induk ditambahkan dengan 50 liter air untuk menyiram bedengan.
    • Alternatif 2 : 1 sdm SUPERNASA dilarutkan dengan 10 liter air ( 1 gembor ) untuk menyiram 10 meter bedengan

5. Lain – lain

Bedengan perlu disiram , disaingin dan diberi plastik mulsa dengan lebar 110 – 150 cm untuk menghambat pertumbuhan tanaman liar dan penguapan air. Diatas plastik mulsa dilapisi jerami kering tebal 2 – 3 cm untuk perambatan tanaman semangka dan peletakan buah.

TEKINIK PENANAMAN SEMANGKA

1. Membuat Lubang Tanam

Buat lubang tanam dengan ukuran 8 – 10 cm. Lubang ditanam berjarak 20 – 30 cm dari tepi bedengan. Jarak antar lubang tanam yaitu 90 – 100 cm. Pembuatan lubang tanam dilakukan seminggu sebelum waktu penanaman.

2. Waktu Penanaman

Waktu paling baik untuk menanam yaitu pada pagi atau sore hari ketika matahari belum terik. Setelah ditanam , bibit kemudian disiram dengan air hingga cukup basah.

PEMELIHARAAN TANAMAN

  • Penyulaman

Dilakukan 3 – 5 hari setelah selesai tanam

  • Penyiangan

Tanaman semangka hanya cukup memiliki dua buah saja,  dengan pengaturan cabang primer  yang cenderung lebih banyak. Dipelihara 2 –  3 cabang tanpa memotong ranting sekunder. Penyiangan perlu dilakukan pada ranting yang tidak berguna, ujung cabang sekunder dipangkas dan cukup disisakan 2 helai daun. Cabang sekunder yang tumbuh pada ruas yang terdapat buah sebaiknya dipotong karena dapat mengganggu pertumbuhan buah.

  • Perempelan

Lakukan perempelan pada tunas – tuas muda yang tidak berguna. Karena dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman maupun buah semangka yang sedang berkembang.

  • Pengairan dan Penyiraman

Pengairan dilakukan melalui saluran diantara bedengan atau penyiraman menggunakan gembor setiap 4 – 6 hari sekali. Sebaiknya pengairan jangan berlebihan.

  • Pemupukan

    • Pemupukan Susulan I ( 3 hari setelah tanam ) : ZA 40 kg/ha , KCl 40 kg/ha
    • Pemupukan Susulan II ( 4 – 6 helai daun) : ZA 120 kh / ha, TSP 85 kg/ ha, KCl 80 kg/ha
    • Pemupukan Susulan III ( batang 45 – 55 cm) : ZA 170 kg/ha , KCl 80 kg/ha
    • Pemupukan Susulan IV (tanaman berbunga) : ZA 130 kg/ ha , KCl 30 kg/ha
    • Pemupukan Susulan V (buah masih pentil) : ZA 80 kg/ha , KCl 30 kg/ha
    • POC NASA digunakan ketika tanaman berumur 1 minggu hingga 6 – 7 minggu . Berikut cara aplikasi POC NASA (dosis untuk 1.000 m lahan)
      • Alternatif 1 : 6 -7 kali ( setiap 1 minggu sekali)
      • Alternatif 2 :  4 kali (setiap 2 minggu sekali) dengan dosis 6 tutup botol per tangki
  • Penyemprotan HORMONIK

Semprotkan HORMONIK pada tanaman umur 21 -70 hari setiap 7 hari sekali dengan dosis 1 – 2 tutup HORMONIK ditambah 3 – 4 tutup POC NASA setiap tangki semprot

  • Pemeliharaan Lain

Pilih buah semangka yang berukuran cukup besar yang terletak antara 1 – 1,5 meter dan akar tanaman , bentuk buah baik, normal dan tidak cacat. Diperlukan 1 – 2 calon buah pada setiap tanamand dan sisanya dipangkas. Mulai calon buah berukuran 2 kg, sebaiknya buah sering dibalik untuk menghindari warna yang kurang baik akibat terkena sinar matahari yang tidak merata.

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN SEMANGKA

1.HAMA

  • Thrips

Hama Thrips berukuran kecil , berwarna kuning pucat kehitaman dan memiliki sungut badan beruas – ruas . Hama ini menggembara , menetap dan berkembang biak pada malam hari.  Lakukan pengendalian dengan cara menyemprot Natural BVR atau Pestona

  • Tungau

Hama ini berukuran kecil berwarna merah kekuningan atau kehijauan, menyerang dengan menghisap cairan tanaman. Gejala tanaman yang terserang yaitu adanya jarang – jarang sarang tungau dibawah permukaan daun, daun menjadi berwarna pucat. Lakukan pengendalian dengan menyemprot Natural BVR atau Pestona

  • Ulat Tanah

Ulat ini berwarna hitam dengan bintik –  bintik atau garis – garis , panjang tubuhnya sekitar 2 – 5 cm. Hama ulat merusak tanaman pada malam hari, menyerang bagian daun dan tunas – tunas muda. Ulat tanah dewasa memangsa pangkal tanaman. Lakukan pengendalian dengan melakukan penanaman secara serempak pada daerah yang berdekatan untuk memutus siklus  hidup hama dan pemberantasan sarang ngengat disekitarnya. Semprot tanaman yang terserang menggunakan Virura/ Virexi  atau Pestona

  • Lalat Buah

Hama ini berwarna kuning bercak – bercak , memiliki belalai dan sayap transparan. Gejala buah yang terserang lalat buah yaitu dapat bekas luka pada kulit buah karena tusukan belalainya, daging buah menjadi beraroma sedikit masam dan terlihat memar. Untuk mengendalikan, bersihkan lingkungan, tanah bekas hama dibalik dengan cara dibajak atau dicangkul, memasang perangkap lalat buah dan semprot dengan Pestona.

PENYAKIT

  • Penyakit Layu

Disebabkan karena kondisi lingkungan yang ditumbuhi jamur karena cuaca yang lembab. Penyakit layu menyebabkan tanaman yang tadinya lebat dan subur menjadi busuk. Pengendalian dilakukan dengan pergiliran masa tanam dan menjaga kondisi lingkungan serta menanam semangka pada areal baru yang belu pernah ditanam. Aplikasikan Natural GLIO sebelum atau saat penanaman.

  • Bercak Daun

Penyakit ini disebabkan oleh spora bibit penyakit yang terbawa angin dari tanaman lain yang terserang. Gejala penyakit bercak daun yaitu terdapat bercak kuning pada permukaan daun yang lama kelamaan berubah warna coklat dan mengering kemudian mati. Gejala lain yang terlihat yaitu terdapat rumbai – rumbai halus berwarna abu keunguan.Lakukan pengendalian seperti  pada penyakit layu.

  • Busuk Semai

Penyakit ini menyerang benih semangka yang sedang disemaikan. Gejala yang terlihat yaitu batang bibit berwarna coklat, merambat dan rebah lalu mati. Penyakit busuk semai dapat dikendalikan dengan memberikan Natural GLIO sebelum penyemaian pada media semaI.

  • Busuk Buah

Penyakit busuk buah disebabkan oleh jamur atau bakteri patogen yang menginfeksi buah menjelang masak. Jamur ini akan lebih aktif setelah buah mulai dipetik. Pengendaliannya dengan menghindari dan mencegah kerusakan pada kulit buah sejak pengangkutan hasil panen hingga penyimpanan. Buah semangka dipetik pada siang hari saat tidak berawan dan hujan.

  • Karat Daun

Disebabkan oleh virus yang terbawa oleh hama tanaman yang berkembang di daun tanaman semangka. Gejalanya yaitu daun melepuh, belang-belang, berubah bentuk, tanaman menjadi kerdil dan muncul rekahan membujur pada batang. Pengendalian yang dilakukan sama seperti pengendalian pada penyakit layu.

PANEN SEMANGKA

 

1. Ciri dan Umur Panen

Semangka dapat dipanen setelah tanaman berumur 70 – 100 hari. Ciri semangka yang siap panen adalah buah telah berubah warna dan batang buah telah mengecil

2. Cara Panen

Pemetikan semangka dilakukan  saat cuaca cerah agar  buah dalam kondisi kering permukaan kulitnya dan lebih tanah lama saat disimpan dalam gudang. Pemotongan buah semangka dilakukan beserta tangkainya.

sale
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSBMN
Nama BarangSerbuk Beras Merah Natural NASA
500 GramRp 55.000
250 GramRp 30.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSVITC30
Nama BarangMORESKIN Serum Vitamin C 30%
Harga Rp 110.000
Lihat Detail »
sale
Rp 200.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNatural Crystal X
Harga Rp 200.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeRS-SINOV
Nama BarangRS-SINOV Herbal Oli Sendi & Osteoporosis
Harga Rp 150.000
Lihat Detail »
sale
Rp 60.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKIDS
Nama BarangNatural Honey Super Kids
Harga Rp 60.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSUNPRO
Nama BarangSuper Nano PROPOLIS NASA (SUNPRO)
Harga Rp 120.000
Lihat Detail »
limited
Rp 225.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeWGMASK
Nama BarangLacoco WATERMELON GLOW MASK
Harga Rp 225.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeTAPRO
Nama BarangTangguh Probiotik Peternakan Perikanan Organik NASA
Harga Rp 75.000
Lihat Detail »
Shopping Cart
Jumlah = pcs
Lihat Keranjang
Jumlah Nama Barang Berat (kg) Total
0 0,00 Kg Rp 0
keranjang anda kosong
Profil Stockist Nasa Kendal
Profil Stockist Nasa Kendal

No.ID Nasa : N-388431
Kode Stockist Nasa : H.1339

Download Katalog
Pembayaran
Pengiriman
Produk Terbaru
Web Traffic

Pages|Hits |Unique

  • Last 24 hours: 0
  • Last 7 days: 0
  • Last 30 days: 0
  • Online now: 0
Get plugin from http://wordpress-templates-free.com