Kontak
Indosat : 0857-5692-2292 Telkomsel : 0821-3875-7522 Pin BB: D60FDB25
Pembayaran
Bank Mandiri KCP Boja No. Rek 136-00-1443476-2 An. Suhartini ATAU Bank BRI Unit Singorojo No. Rek 5920-01-0042505-3-3 An. Suhartini
Jam Operasional
09:00 s/d 20:00 Wib
Cari Produk
sale
Rp 200.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNatural Crystal X
Harga Rp 200.000
Lihat Detail »
limited
Rp 110.000 130.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeUNARM
Nama BarangMORESKIN Underarm Cream
Harga Rp 110.000 130.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeGURAH
Nama BarangTeh Gurah – Teh Kesehatan dari NASA
Harga Rp 65.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBWHITE
Nama BarangMORESKIN Body Butter Whitening Gold
Harga Rp 90.000
Lihat Detail »

Teknis Budidaya Tomat Organik NASA

Tuesday, February 5th 2019. Posted in Pertanian, Teknis budidaya, Teknis Budidaya Pertanian

  Teknis Budidaya Tomat Dengan Pupuk NASA

Tomat adalah komoditas holtikultura yang penting, tetapi produksinya baik kualitasdan kuantitas masih rendah. Hal ini disebabkan antara lain tanah yang keras , miskin unsur hara mikro serta hormon, pemupukan tidak berimbang, serangan hama dan penyakit, pengaruh cuaca dan iklim, serta teknis bididaya petani.

PT. Natural Nusantara berupaya membantu petani dalam peningkatan produksi secara kuantitas dan kualitas dengan tetap memelihara kelestarian lingkungan (Aspek K-3) , agar petani dapat berkompetisi diera perdagangan bebas .

FASE PRA TANAM
1. Syarat Tumbuh

  • Tomat dapat ditanam didataran rendah atau dataran tinggi
  • Tanahnya gembur, porus dan subur , tanah liat yang sedikit mengandung pasir dan pH antara 5-6
  • Curah hujan 750-1250 mm/tahun , curah hujan yang tinggi dapat menghambat persarian
  • Kelembapan relatif yang tinggi sekitar 25% akan merangsang pertumbuhan tanaman yang masih muda karena asimilasi CO² menjadi lebih baik melalui stomata yang membuka lebih banyak, tetapi juga akan merangsang mikroorganisme pengganggu tanaman dan ini berbahaya bagi tanaman

2. Pola Tanam

  • Tanaman yang dianjurkan adalah jagung, padi, sorghum, kubis dan kacang-kacangan
  • Dianjurkan tanam sistem tumpang sari atau tanaman sela untuk memberikan keadaan yang kurang disukai oleh organisme jasad pengganggu

3. Penyiapan lahan

  • Pilih lahan gembur dan subur yang sebelumnya tidak ditanami tomat , cabai, terong, tembakau, dan kentang.
  • Untuk mengurangi nematoda dalam tanah genangilah tanah dengan air selama 2 minggu
  • Bila pH rendah berikanlah kapur Dolomite 150 kg/1000m m² dan disebar serta diaduk rata pada umur 2-3 minggu sebelum tanam.
  • Buatlah bedengan selebar 120-160 cm untuk barisan ganda dan 40-50 cm untuk barisan tunggal.
  • Buatlah parit selebar 20-30 cm diantara bedengan dengan kedalaman 30 cm untuk pembuangan air.
  • Berikan pupuk dasar 4 kg Urea / ZA +7,5 kg TSP + 4 kg KCI per 1000 m² diatas bedengan, aduk dan ratakan dengan tanah
  • Atau jika pakai pupuk majemuk NPK (15-15-15) dosis ± 20 kg / 1000 m² dicampur rata dengan tanah diatas bedengan
  • Siramkan pupuk SUPERNASA yang telah dicmpur air secara merata diatas bedengan dosis 1-2 botol/1000 m² dengan cara :   ∼ Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk . Kemudian setiap 50 liter air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan .                   ∼ Alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 ltr diberi 1 sendok peres makan SUPERNASA untuk menyiram ± 10 meter bedengan
  • Sebarkan Natural GLIO  1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang (± 1 minggu) merata diatas bedengan pada sore hari
  • Jika mulsa plastik tutup bedengan pada siang hari
  • Biarkan selama 5-7 hari sebelum tanam
  • Buat lubang tanam dengan jarak 60 x 80 cm atau 60 x 50 cm diatas bedengan, diameter 7-8 cm sedalam 15 cm.

4. Pemilihan bibit

  • Pilih varietas tahan dan jenis Hybrida (F1 Hybryd)
  • Bibit berdaun 5-6 helai dau (25-30 H SS = hari setelah semai) pindahkan ke lapangan
  • Untuk mengurangi stres awal pertumbuhan perlu disiram dulu pada sore sehari sebelum tanam atau pagi harinya (agar lembab)

FASE PERSEMAIAN (0-30 HSS)

  • Siapkan media tanam yang merupakan campuran tanah dan pupuk kandang 25-30 kg + Natural GLIO (1:1)
  • Masukan dalam polibag plastik atau contongan daun pisang atau kelapa
  • Sebarkan benih secara merata atau masukan satu persatu dalam polibag
  • Setelah benih berumur 8-10 hari, pilih bibit yang baik, tegar dan sehat dipindahkan dalam bumbunan daun pisang atau dikepeli yang berisi campuran media tanam
  • Penyiraman dilakukan setiap hari ( lihat kondisi tanah)
  • Penyemprotan POC NASA pada umur 10 dan 17 hari dengan dosis 2 tutup/tangki

FASE TANAM (0-15 HST= Hari Setelah Tanam)

  • Bedengan sehari sebelumnya diairi (dilep) dahulu
  • Bibit siap tanam umur 3-4 minggu, berdaun 5-6 helai
  • Penanaman sore hari
  • Buka polibag plastik
  • Benamkan bibit secara dangkal pada batas pangkal batang dan ditimbun dengan tanah disekitarnya
  • Selesai penanaman langsung disiram dengan POC NASA dengan dosis 2-3 tutup /± 15 liter air
  • Sulam tanaman yang mati sampai berumur 2 minggu, caranya tanaman yang telah mati, rusak, layu, atau pertumbuhannya tidak normal dicabut , kemudian dibuat lubang tanam baru, dibersihkan dan diberi Natural GLIO lalu bibit ditanam
  • Pengairan dilakukan tiap hari sampai tomat tumbuh normal (jawa :lilir) , hati-hati jangan sampai berlebihan karena tanaman bisa tumbuh memanjang, tidak mampu menyerap unsur-unsur hara dan mudah terserang penyakit
  • Amati hama seperti ulat tanah dan ulat grayak . Jika ada serangan semprot dengan PENTANA
  • Amati penyakit seperti penyakit layu Fusarium atau bakteri dan busuk daun, kendalikan dengan menyemprot Natural GLIO dicampur gula pasir perbandingan 1:1 untuk penyakit virus , kendalikan vektornya seperti Thrips, kutu kebul (Bemissia tabaci) , banci (Aphis sp), kutu persik (Myzus sp.), dan Tungau (Tetranichus sp.) dengan menyemprot Natural BVR atau PESTONA secara bergantian
  • Pasang ajir sedini mungkin supaya akar tidak rusak tertusuk ajir dengan jarak 10-20 cm dari batang tomat

FASE VEGETATIF (15-30 HST)

  • Jika tanpa mulsa, penyiangan dan pembunbunan pada umur 28 HST bersamaan penggemburan dan pemberian pupuk susulan diikuti pengguludan tanaman
  • Setelah tanam hidup sekitar 1 minggu semenjak tanam, diberi pupuk Urea dan KCI dengan perbandingan 1:1 untuk setiap tanam (1-2 gram) , berikan disekeliling tanaman dengan jarak ± 3 cm dari batang tanaman tomat lalu ditutup tanah dan siram dengan air
  • Pemupukan kedua dilakukan 2-3 minggu setelah tanam berupa campuran Urea dan KCI (± 5 gr) , berikan disekeliling batang tanaman sejauh ± 5 cm dan sedalam ± 1 cm kemudian ditutup tanah dan disiram dengan air.
  • Bila umur 4 minggu tanaman masih kelihatan belum subur dapat dipupuk Urea dan KCI lagi (7 gram). Jarak pemupukan dari batang dibuat makin jauh (± 7 cm).
  • Jika pakai mulsa tidak perlu penyiangan dan pembubunan serta pupuk susulan diberikan dengan cara dikocorkan
  • Penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari
  • Amati hama dan penyakit seperti ulat, kutu-kutuan, penyakit layu, dan virus , jika terjadi serangan kendalikan seperti pada fase tanam
  • Semprotkan POC NASA (4-5 tutup) + HORMONIK (1-2 tutup) pertangki atau GREENSTAR dosis 1 sashet pertangki setiap 7 hari sekali.
  • Tanaman yang telah mencapai ketinggian 10-15 cm harus segera diikat pada ajir dan setiap pertambahan tinggi ± 20 cm harus diikat lagi agar batang tomat berdiri tegak
  • Pengikatan jangan terlalu erat dengan model angka 8 , sehingga tidak terjadi gesekan antara batang dengan ajir yang dapat menimbulkan luka

FASE GENERATIF (30-80 HST)
1. Pengolahan Lahan

  • Jika tanpa mulsa penyiangan dan pembubunan kedua dilakukan umur 45-50 hari
  • Untuk merangsang pembungaan pada umur 32 HST lakukan perempelan tunas-tunas tidak produktif  setiap 5-7 hari sekali, sehingga tinggal 1-3 cabang utama/tanaman
  • Kocorkan POWER NUTRITION dicampur NPK pada umur 30 dan 45 hari , dosis 1 sendok POWER NUTRITION + 1 sendok NPK ditambah 10 liter air , kocorkan 500 ml per pohon
  • Perempelan sebaiknya pagi hari agar luka bekas rempelan cepat kering dengan cara ujung tunas dipegang dengan tangan bersih lalu digerakan kekanan-kiri sampai tunas putus. Tunas yang terlanjur menjadi cabang besar harus dipotong dengan gunting/pisau, sedangkan tanaman yang tingginya terbatas perempelan harus hati-hati agar tunas terakhir tidak ikut dirempel sehingga tanaman tidak terlalu pendek.
  • Ketinggian tanaman dapat dibatasi dengan memotong ujung tanaman apabila jumlah dompolan mencapai 5-7 buah
  • Semprotkan dosis 3-4 tutup  POC NASA dan 1-2 tutup HORMONIK /tangki atau GREENSTAR tiap minggu sekali
  • Agar tidak mudah hilang oleh air hujan dan merata tambahkan perekat perata AERO 810 dengan dosis 5ml (½ tutup) per tangki.

2. Pengamatan hama dan Penyakit

  • Ulat buah (dan Heliothis sp.)  Gejala buah berlubang dan kotoran menumpuk dalam buah yang terserang. Lakukan pengumpulan dan pemusnahan buah tomat terserang , semprot dengan PESTONA
  • Lalat buah (Brachtocera atau Dacus sp.) . Gejala buah busuk karena terserang jamur dan bila dibelah akan kelihatan larva berwarna putuh . Bersifat agravator , yaitu sebagai vektornya penyakit jamur, bakteri dan Drosophilla sp. Kumpulkan dan bakar buah terserang ,gunakan perangkap lalat buah jantan (dapat dicampur insektisida)
  • Busuk daun (hytopthora infestans) , bercak daun dan buah (Alternaria solani) serta busuk buah Antraknose (Colletotrichum coccodes) . JIka ada serangan semprot dengan CORRIN
  • Busuk ujung buah . Ujung buah tampak lingkaran hitam dan busuk . Ini gejala kekurangan Ca (calsium) , Berikan Dolomite.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida alami ( PESTONA, Natural GLIO, PENTANA,  CORRIN,  Natural BVR ) belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan Tambahkan perekat perata AERO 810, dosis ± 5 ml(½ tutup) pertangki.

FASE PANEN DAN PASCA PANEN (80-130 HST)

  • Panen pada umur 90-100 HST dengan ciri kulit buah berubah dari warna hijau menjadi kekuning-kuningan , bagian tepi daun tua mengering, batang menguning, pada pagi atau sore hari disaat cuaca cerah . Buah dipuntir hingga tangkai buah putus. Pemuntiran buah dilakukan satu persatu dan dipilih buah yang siap petik. Masukan kekeranjang dan diletakan ditempat yang teduh.   INTERVAL pemetikan 2-3 hari sekali                          Supaya tahan lama , tidak cepat busuk dan tidak mudah memar, buah tomat yang akan dikonsumsi segar dipanen setengah matang
  • Wadah yang baik untuk pengangkutan adalah peti-peti kayu dengan papan bercelah dan jangan dibanting.
  • Waspadai penyakit busuk buah Antraknose , kumpulkan dan musnakan
  • Buah tomat yang telah dipetik , dibersihkan, disortasi dan dipacking lalu diangkut siap untuk konsumsi
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeESLIM
Nama BarangExtrak Slim Pelangsing Alami
Harga Rp 200.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeCORRIN
Nama BarangPestisida Biologi CORRIN Pengendali Kresek, Blast dan Bercak Daun
Harga Rp 50.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeNCP
Nama BarangNatural Chlorophyllin NASA Pembersih Racun Tubuh Manusia
Harga Rp 100.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeGSFOAM
Nama BarangLacoco ULTIMATE GOLDEN SWALLOW FACIAL FOAM
Harga Rp 165.000
Lihat Detail »
sale
Rp 44.000
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangGrece Body Crystal
Harga Rp 44.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangAero 810 Perekat Perata Pembasah
Harga Rp 40.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeLCO1
Nama BarangMoreskin Lip Cream Matte Series
Harga Rp 75.000
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 0821-3875-7522
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSVITC30
Nama BarangMORESKIN Serum Vitamin C 30%
Harga Rp 110.000
Lihat Detail »
Shopping Cart
Jumlah = pcs
Lihat Keranjang
Jumlah Nama Barang Berat (kg) Total
0 0,00 Kg Rp 0
keranjang anda kosong
Profil Stockist Nasa Kendal
Profil Stockist Nasa Kendal

No.ID Nasa : N-388431
Kode Stockist Nasa : H.1339

Download Katalog
Pembayaran
Pengiriman
Produk Terbaru
Web Traffic

Pages|Hits |Unique

  • Last 24 hours: 0
  • Last 7 days: 0
  • Last 30 days: 0
  • Online now: 0
Get plugin from http://wordpress-templates-free.com